| ani
: permisi..
selamat pagi, pak! pak pud : sekarang malam, bukan pagi. ani : o, maaf (nada menyesal) ..selamat malam, pak! pak pud : selamat pagi, dik. ani : lho, katanya sekarang malam? pak pud : itu tadi, sekarang sudah pagi ani : (melongo dengan tatapan putus asa, jatuh menggelepar di tanah, menangis meraung-raung sambil mencabuti beberapa helai rambutnya lalu bangkit berdiri, menarik nafas panjang kemudian bersikap seperti tak terjadi apa-apa) pak pud : ada apa sebenarnya, ani? ani : begini pak, saya diberi tugas untuk melaporken pertumbuhan biji jagung pada media kapas dalam stoples pak pud : lalu? (penuh rasa ingin tahu) ani : entahlah.. pak pud : (meraih seekor cecak di dinding lalu menelannya tanpa dikunyah) ani : enak, pak? (penuh rasa ingin tahu) pak pud : entahlah.. suasana canggung, dua manusia terdiam seketika dirajam
kecewa.
dendam adalah parut pada bathin. ani : eh, begini pak.. pak pud : ya ya ya, tak usah kau perjelas. romantika kau dan biji jagung, bapak mengerti. bapak juga pernah muda! ani : o ya? kapankah itu? pak pud : (mendengus, menahan murka, menggigit bibir kuat-kuat hingga berdarah, menjilat darah sebelum sempat menetes lalu berdehem secukupnya seperti tak terjadi apa-apa) ani : saya ada masalah dengan laporan jagung itu, pak pak pud : bapak tahu ani : (menoleh kiri-kanan lalu mencondongkan wajahnya) ..pssst, apa masalah saya? pak pud : urutan halaman yang kau garap di ladang ms word adalah cover pada halaman 1, daftar isi pada halaman 2, isi pada halaman 3 dan seterusnya. sampai di situ, kau masih tenang ani : wah, bapak benar pak pud : namun hari ini kau hendak bunuh diri karena tak tahu bagaimana membuat cover laporanmu tercetak tanpa nomor halaman dan daftar isi bernomor halaman 1. kau mata gelap toh? ani : benar. saya sudah putus asa. apakah bapak punya ide bagaimana bunuh diri yang mangkus, sangkil, dan tidak membuat susah orang lain... terutama keluarga saya di kampung? (menunduk berkaca-kaca) pak pud : ide selalu ada tapi tunda sajalah rencanamu, ani. terlampau banyak menarik perhatian jika kau lakuken itu pada hari-hari ini. kau mau berita tentang bangkaimu menaikken tiras koran kuning? ani : (menggeleng sambil bergumam masygul, bola matanya berkisaran ke sana ke mari) pak pud : sekarang dengar baik-baik. larilah pulang, masuki rumah dari pintu belakang, hidupken kompyuter, buka file laporan jagungmu, letakken kursor pada halaman cover, lurusken niat, klik insert, pilih page number, klik format, lihat page numbering, centang "start at" dan isi kolom dengan angka 0, baca doa syukur. paham? ani : (ani tak ada, sejak awal pak pud bicara pada alter-egonya) lakon satu babak ini terinspirasi
tutorial dik tjahjo pada rabu sore, 15 yuni 2005. ia dapat dini'mati seisi alam setelah dik denysri mengingatken kami, "sampaikan ilmu walau satu ayat." prublim paling mudah sekalipun tak akan becus kau atasi 'pabila kau tak kunjung (mencari/diberi) tahu caranya. pak pud dan ani adalah tokoh-tokoh dalam buku ilmu pengetahuan alam untuk sekolah dasar kurikulum tahun 80-an terbitan tiga serangkai - solo |